- Beranda
- Artikel Menarik
- Mandi air dingin ?
- Hal-hal yang tidak dilakukan orang sukses
- Alasan Atlet makan buah pisang
- Manfaat jeruk nipis
- Manfaat Soda
- Apakah Air ES membuat perut anda Buncit ?
- mengatasi ngantuk di kantor
- Tidur berkualitas
- Manfaat tidur malam yang cukup
- Manfaat kacang tanah
- 7 manfaat berolahraga
- Manfaat mineral bagi tubuh
- Radiasi Matahari
- Kelebihan dan kekurangna printer EPSON
- Manfaat Tidur yang cukup
- manfaat air putih
- mengenal kualitas Sepatu
- Perbedaan Jersey Grade ORI dan AAA
- Makalah
- ISD
- IBD
- Komputer
- CCNA
- Mikrotik
- ADSL
- Organisasi
- NCOMPUTING
- Jenis-jenis kabel jaringan
- Sejarah TCP/IP
- Teori Organisasi
- Media penyimpanan data
- Susunan kabel straight/cross
- Jenis-jenis data
- Wimax
- Sejarah Komputer
- ******
- Jenis-jenis RAM
- Sistem operasi
- Kelas-kelas IP
- Anti virus terbaik 2012
- Konsep Subneting
- Kelebihan dan kekurangan bahasa java
- Kelebihan dan kekurangan EPSON
Selasa, 26 April 2016
Jumat, 25 Maret 2016
Manajemen Layanan SI
Dekripsi Manajemen
- Manajemen menurut James A.F. Stoner adalah proses perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), kepemimpinan (leadership) dan pengawasan (mengendalikan /controlling) kegiatan anggota dan tujuan penggunaan organisasi yang sudah ditentukan.
- Manajemen menurut Peter Drucker adalah proses yang dilakukan oleh suatu individu atau lebih individu untuk mengkoordinasiakan berbagai aktivitas lain untuk mencapai hasil –hasil yang tak bisa dicapai apabila satu individu bertindak sendiri.
Fungsi
POAC :
1. Planning
proses mendefinisikan tujuan organisasi,
membuat strategi untuk mencapai tujuan itu dan mengembangkan rencana aktivitas
kerja dalam sebuah organisasi.
Faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan
dalam fungsi ini :
·
Specific, yaitu berarti sebuah perencanaan harus
jelas apa maksut dan tujuanya beserta ruang lingkupnya.
·
Measurable, yaitu suatu tingkat keberhasilan
yang harus dapat diukur dari program kerja dan rencana yang dibuat.
·
Achievable, yaitu sesuatu tersebut bisa tercapai
dan diwujudkan, bukan hanya sekedar fiktif dan khayalan belaka.
·
Realistic, yaitu sesuatu yang sesuai dengan
kemampuan dan sumber daya yang ada, harus seimbang tetapi tetap ada tantangan
didalamnya.
·
Time, yaitu ada batas waktu yang jelas, sehingga
bisa dinilai dan dievaluasi.
2. Organizing
proses kegiatan
dalam menyusun struktur organisasi sesuai dengan tujuan-tujuan, sumber-sumber
dan lingkungannya. Organizing juga meliputi penugasan setiap aktifitas, membagi
pekerjaan ke dalam setiap tugas yang spesifik, dan menentukan siapa yang
memiliki hak untuk mengerjakan beberapa tugas.
3. Actuating
Actuating adalah
peran manajer untuk mengarahkan pekerja yang sesuai dengan tujuan organisasi. Actuating
membuat urutan rencana menjadi tindakan dalam dunia organisasi. Sehingga tanpa
tindakan nyata, rencana akan menjadi imajinasi atau impian yang tidak pernah
menjadi kenyataan
4. Controling
proses pengamatan,
penentuan standar yang akan diwujudkan, menilai kinerja pelaksanaan, dan jika
diperlukan mengambil tindakan korektif, sehingga pelaksanaan dapat berjalan
dengan semaksimal mngkin dalam mencapai tujuan perusahaan
Proses manajemen henry fayol
1) Planning = Perencanaan tujuan organisasi serta strategi untuk mencapai tujuan
tersebut dengan sumber daya yang tersedia. Perencanaan terbagi menjadi
perencanaan strategi dan perencanaan operasional.
2) Organizing = Pengorganisasian atau singkronisasi sumber daya manusia, sumber daya alam, sumber daya fisik, dan sumber daya modal dalam rangka mencapai tujuan perusahaan
3) Commanding = Fungsi commanding sama dengan mengarahkan (actuating). Commanding dilakukan dengan memberikan arahan kepada karyawan agar dapat menunaikan tugas mereka masing-masing.
4) Coordinating = Coordinating adalah salah satu fungsi manajemen untuk melakukan berbagai kegiatan agar tidak terjadi kekacauan, percekcokan, kekosongan kegiatan, dengan jalan menghubung-hubungkan, menyatupadukan dan menyelaraskan pekerjaan-pekerjaan bawahan sehingga terdapat kerjasama yang terarah dalam usaha mencapai tujuan bersama atau tujuan organisasi
5) Controlling = Controlling atau pengendalian atau pengawasan adalah suatu kegiatan untuk memantau, membuktikan, dan memastikan seluruh kegiatan yang telah direncanakan, diorganisasikan, diperintahkan, dan dikondisikan sebelumnya dapat berjalan sesuai target atau tujuan tertentu.
Manager Role "Mintz Berg"
2) Organizing = Pengorganisasian atau singkronisasi sumber daya manusia, sumber daya alam, sumber daya fisik, dan sumber daya modal dalam rangka mencapai tujuan perusahaan
3) Commanding = Fungsi commanding sama dengan mengarahkan (actuating). Commanding dilakukan dengan memberikan arahan kepada karyawan agar dapat menunaikan tugas mereka masing-masing.
4) Coordinating = Coordinating adalah salah satu fungsi manajemen untuk melakukan berbagai kegiatan agar tidak terjadi kekacauan, percekcokan, kekosongan kegiatan, dengan jalan menghubung-hubungkan, menyatupadukan dan menyelaraskan pekerjaan-pekerjaan bawahan sehingga terdapat kerjasama yang terarah dalam usaha mencapai tujuan bersama atau tujuan organisasi
5) Controlling = Controlling atau pengendalian atau pengawasan adalah suatu kegiatan untuk memantau, membuktikan, dan memastikan seluruh kegiatan yang telah direncanakan, diorganisasikan, diperintahkan, dan dikondisikan sebelumnya dapat berjalan sesuai target atau tujuan tertentu.
Manager Role "Mintz Berg"
|
Category
|
Role
|
Activity
|
|
Informational
|
Monitor
|
peranan
yang mengharuskan seorang manajer untuk menjadi pencari, penerima dan pengumpul
informasi agar supaya mampu mengembangakan pengertian yang baik dari
organisasi yang dipimpinnya.
|
|
Disseminator
|
peran
yagn menempatkan manajer sebagai penyebar informasi ke seluruh jajaran
organisasi yang menjadi tanggung jawabnya. Ini dimungkinkan karena ia
memiliki akses pada semua informasi melalui peran monitornya.
|
|
|
Spokesperson
|
peran
manajer untuk mewakili organisasi utnuk menyampaikan informasi ke luar
lingkungan organisasinya.
|
|
|
Interpersonal
|
Figurehead
|
peranan
untuk mewakili organisasi yangdipimpinnya dalam setiap kesempatan dan
persoalan yang timbul secara formal.
|
|
Leader
|
peranan
untuk menjadikan unit organisasinya berfungsi sebagai suatu kesatuan dalam
mencapai tujuan dimana manajer perlu mengarahkan, memotivasi, dan menciptakan
kondisi yang memungkinkan untuk bekerja bagi pengikutnya.
|
|
|
Liaison
|
peranan
yang mengharuskan manajer melakukan interaksi dengan teman sejawat, staf, dan
orang – orang lain yang berada di luar organisasinya untuk mendapatkan informasi.
|
|
|
Decisional
|
Entrepreneur
|
peran
sebagai pemrakarsa dan perancang bagi sejumlah perubahan yang terkendali
dalam organisasinya
|
|
Disturbance Handler
|
peran
yang membawa manajer untuk bertanggung jawab ketika organisasinya mengalami krisis
yang seringkali tidak direncanakan sebelumnya
|
|
|
Resource Allocator
|
peran
manajer sebagai penentu di dalam mengalokasi sebagai sumber daya, seperti
keuangan/dana untuk kegiatan tertentu di dalam organisasi
|
|
|
Negotiator
|
peran
yang menempatkan manajer sebagai perunding (negotiator) baik dengan pihak –
pohak dalam lingkungan organisasi maupun pihak luar guna pemecahan bagi
masalah – masalah yang dihadapi organisasi
|
Teori organisasi Klasik
Menurut Henry Fayol Teori organisasi klasik
mengklasifikasikan tugas manajemen yang terdiri atas :
1. Technical
; kegiatan memproduksi produk dan mengorganisirnya.
2. Commercial
; kegiatan membeli bahan dan menjual produk.
3. Financial
; kegiatan pembelanjaan.
4. Security
; kegiatan menjaga keamanan.
5. Accountancy
; kegiatan akuntansi
6. Managerial
; melaksanakan fungsi manajemen, yang terdiri atas :
· Planning ; kegiatan perencanaan
· Organizing ; kegiatan mengorganisasikan
· Coordinating ; kegiatan pengkoordinasian
· Commanding ; kegiatan pengarahan
· Controlling ; kegiatan pengawasan
Karekteristik-karekteristik birokrasi menurut Max
Weber:
· Pembagian
kerja
· Hirarki
wewenang
· Program rasional
· Sistem
Prosedur
· Sistem
Aturan hak kewajiban
· Hubungan
antar pribadi yang bersifat impersonal
Sumber :
Minggu, 18 Januari 2015
Open Service Gateway initiative (OSGi)
Pengertian
Open
Service Gateway Initiative (OSGi) adalah sebuah system dan aplikasi
interoperability berbasis komponen platform yang terintegrasi. OSGi merupakan
system modul dinamik untuk Java. Teknologi OSGi adalah Universal Middleware.
Teknologi OSGi menyediakan sebuah service-oriented, lingkungan yang berbasis
komponen untuk pengembang dan menawarkan jalan standard untuk mengatur siklus
hidup software. Kemampuan ini dapat menambah nilai jangkauan dari computer dan
peralatan yang menggunakan platform Java dengan sangat hebat. Teknologi OSGi
mengadopsi keuntungan dari menambah time-to-market dan mengurangi biaya
pengembangan karena teknologi OSGi menyediakan subsistem komponen yang
terintegrasi dari pre-build dan pre-tested. Teknologi ini juga mengurangi biaya
perawatan dan memberikan kesempatan aftermarket yang baru dan unik karena
jaringan dapat digunakan untuk update secara dinamik dan mengirimkan service
dan aplikasi di lapangan.Open Services Gateway initiative (OSGi) kini telah
berganti nama menjadi OSGi Alliance yang merupakan sebuah organisasi standar
terbuka yang didirikan pada Maret 1999.
Keuntungan
OSGi:
- Mengurangi kompleksitas
- Dapat digunakan kembali
- RealWorld : OSGi framework dinamik. Hal ini berarti OSGi dapat diupdate secara online
- Mudah Penyebarannya : teknologi OSGi bukanlah sebuah teknologi standard. OSGi dapat dimanage sedemikian rupa serta dapat diatur cara penginstalannya.
- Update yang dinamik : OSGi komponen bisa diupdate secara dinamik.
- Adaptif : model komponen OSGi didesain sedemikian rupa hingga diperbolehkan untuk mengkombinasi dan mencocokan antar komponen
- Transparan.
- Banyak versinya.
- Simple : OSGi API sangat simple. API OSGi hanya terdiri dari satu paket dan berjumlah kurang dari 30 kelas.
- Ukurannya kecil.
- Kinerjanya cepat
- Malas : Malas dalam software itu berarti bagus. Teknologi OSGi mempunyai banyak mekanisme hanya ketika dibutuhkan saja.
- Aman
- Sederhana
- Tidak Mengganggu Kinerja Aplikasi Lainnya
- Berjalan dimana saja
- Digunakan secara luas
- Didukung Oleh Berbagai Perusahaan : OSGi juga didukung oleh berbagai perusahaan seperti Oracle, IBM, Samsung, Nokia, IONA, Motorola, NTT, Siemens, Hitachi, Deutsche Telekom, Redhat, Ericsson, dan masih banyak lagi.
Kerugian
OSGi:
- Pengguna dihadapkan pada tanggunjawab untuk terus menarik laporan informasi.
- Pengguna harus selalu mengetahui posisi perangkat yang dikelola.
- Penerapan yang membutuhkan biaya besar.
- Membuat ketergantungan dalam kemudahan teknologi
- Memberikan peluang penyalahgunaan sistem oleh pihak yang tidak berwenang jika interface OSGi lupa ditutup pengguna.
Saran
Berdasarkan
penjelasan di atas dengan adanya OSGi perusahaan-perusahaan yang menggunakan
OSGi pastinya akan sangat merasakan manfaat atau keuntungan yang lebih besar
jika menggunakan OSGi, namun sebaiknya guna mencegah atau menanggulangi hal-hal
yang tidak diinginkan sebaiknya suatu perusahaan yang menggunakan atau
berencana menggunkan OSGi membuat suatu peraturan tentang tata cara atau aturan
dari penggunaan OSGi agar tidak terjadi hal-hal yang bersifat buruk dari
pemanfaatan OSGi.
Sumber:
Minggu, 09 November 2014
Layanan Sistem Telematika
Layanan Sistem
Telematika
Layanan Telematikanya digunakan dalam beberapa bidang, 4 diantaranya :
1. Layanan Informasi
Layanan Informasi adalah penyampaian berbagai informasi
kepada sasaran layanan agar ndividu dapat menolah dan memanfaatkan informasi
tersebut demi kepentingan hidup dan perkembangannya.
Tujuan Secara umum agar terkuasainya informasi tertentu
sedangkan secara khusus terkait dengan fungsi pemahaman (paham terhadap
informasi yang diberikan) dan memanfaatkan informasi dalam penyelesaian
masalahnya. Layanan informasi menjadikan individu mandiri yaitu memahami dan
menerima diri dan lingkungan secara positif, objektif dan dinamis, mampu
mengambil keputusan, mampu mengarahkan diri sesuai dengan kebutuhannya tersebut
dan akhirnya dapat mengaktualisasikan dirinya.
Contoh layanan informasi:
- Informasi cuaca
- Hiburan dan m-commerce
- Informasi layanan jalan raya
2. Layanan Keamanan
Keamanan
adalah suatu yang sangat penting untuk menjaga agar suatu data dalam jariangan
tidak mudah hilang. Sistem keamanan membantu mengamankan jaringan tanpa
menghalangi penggunaannya dan menempatkan antisipasi ketika jaringan berhasil
ditembus. Keamanan jaringan di sini adalah memberikan peningkatan tertentu
untuk jaringan. Peningkatan keamanan jaringan ini dapat dilakukan terhadap :
- Rahasia (privacy)
Dengan
banyak pemakai yang tidak dikenal pada jaringan menebabkan penyembunyian data
yang sensitive menjadi sulit.
- Keterpaduan data (data integrity)
Karena
banyak node dan pemakai berpotensi untuk mengakses system komputasi, resiko
korupsi data adalah lebih tinggi.
- Keaslian (authenticity)
Hal
ini sulit untuk memastikan identitas pemakai pada system remote, akibatnya satu
host mungkin tidak mempercayai keaslian seorang pemakai yang dijalankan oleh
host lain.
- Convert Channel
Jaringan
menawarkan banyak kemungkinan untuk konstruksi convert channel untuk aliran
data, karena begitu banyak data yang sedang ditransmit guna menyembunyikan
pesan.
Contoh layanan keamanan:
- Panggilan darurat (rumah sakit, kepolisian)
- GPS, informasi keberadaan kendaraan.
3. Layanan context awere dan event base
Di zaman seperti sekarang ini sangat dibutuhkan suatu
teknologi yang dapat memberikan kemudahan bagi user untuk mengakses informasi
setiap saat kapan pun dan dimana pun mereka berada. Suatu teknologi yang
disebut context-aware computing dapat memenuhi kebutuhan tersebut dan akan
menjadi trend yang penting untuk dikembangkan di masa depan. Dengan adanya
context aware maka user tidak perlu harus selalu memberi input yang banyak
secara eksplisit untuk membuat komputer menjalankan tugasnya.
Context awareness adalah kemampuan sebuah sistem untuk
memahami si user, network, lingkungan, dan dengan demikian melakukan adaptasi
yang dinamis sesuai kebutuhan.
Karakteristik dari user, network, lingkungan itu disebut
konteks. Namun informasi konteks sendiri menjadi kompleks dan heterogen sesuai
jenis layanan yang akan didukung. Maka context awareness menjadi masalah yang
besar dan menarik dalam pengembangan aplikasi, khususnya mobile, beberapa tahun
ke depan.
Beberapa bagian yang lebih sederhana dari context awareness
telah mulai dibangun. Misalnya LBS: location-based service. Misalnya, sewaktu
user mencari keyword tertentu (pom bensin, kafe, ATM, dll), maka ia akan
memperoleh hasil yang berbeda tergantung pada posisi user. Ini dapat mulai
digabungkan dengan beberapa info dari user. Misalnya pom bensin atau kafe di
dekat posisi user yang menerima pembayaran dengan ATM yang dimiliki user.
Contoh
layanan context awere dan event base:
- Layanan diagnosis kendaraan
4. Layanan perbaikan sumber
adalah
layanan perbaikan dalam sumber daya manusia (SDM). SDM telematika adalah orang
yang melakukan aktivitas yang berhubungan dengan telekomunikasi, media, dan
informatika sebagai pengelola, pengembang, pendidik, dan pengguna di lingkungan
pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat pada umumnya.
Konsep
pengembangan sumber daya manusia di bidang telematika ditujukan untuk
meningkatkan kualitas, kuantitas dan pendayagunaan SDM telematika dengan tujuan
untuk mengatasi kesenjangan digital, kesenjangan informasi dan meningkatkan kemandirian
masyarakat dalam pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi secara efektif
dan optimal.
Kebutuhan
akan SDM dapat dilihat dari bidang ekonomi dan bidang politik, yaitu :
- Dilihat dari bidang ekonomi
Pengembangan
telematika ditujukan untuk peningkatan kapasitas ekonomi, berupa peningkatan
kapasitas industry produk barang dan jasa.
- Dilihat dari bidang politik
Bagaimana
telematika memberikan kontribusi pada pelayanan public sehingga menghasilkan
dukungan politik.
Dari
kedua bidang tersebut diatas kebutuhan terhadap telematika akan dilihat dari
dua aspek, yaitu :
- Pengembangan peningkatan kapasitas industry.
- Pengembangan layanan publik.
Sasaran
utama dalam upaya pengembangan SDM telematika yaitu sebagai berikut :
- Peningkatan kinerja layanan public yang memberikan akses yang luas terhadap peningkatan kecerdasan masyarakat, pengembangan demokrasi dan transparasi sebagai katalisator pembangaunan.
- Literasi masyarakat di bidang teknologi telematika yang terutama ditujukan kepada old generator dan today generation sebagai peningkatan, dikemukakan oleh Tapscott.
Contoh
layanan perbaikan sumber:
- Layanan yellow pages (buku petunjuk).
Kelebihan
layanan telematika:
- Pada layanan telematika dibidang informasi, masyarakat khususnya kalangan menengah kebawah dapat merasakan pemerataan teknologi dan bagi pelajarnya dapat memberikan wawasan yang lebih untuk menunjang studi mereka.
- Pada layanan telematika di bidang keamanan, masyarakat pada umumnya dapat merasa lebih aman karena jika terjadi sesuatu yang diinginkan, mereka dapat langsung menghubungi pihak berwajib dengan teknologi yang ada.
- Pada layanan context aware dan event-base, dengan ini pengguna dapat hak privasi yang lebih tanpa harus melakukan banyak/otomatis sistem yang telah mengatur agar pengguna tidak diganggu dalam waktu yang diinginkan pengguna.
- Pada layanan perbaikan sumber, tiap orang dapat bantuan lebih dalam yellow pages untuk mencari alamat/nomor telepon suatu instansi.
Kekurangan
layanan telematika:
- Pada layanan telematika bidang informasi, jika perhatian kepada mereka yang kurangnya informasi dari kebebasan akses yang mereka lakukan, akan berdampak buruk yang disebabkan pihak yang tidak bertanggung jawab.
- Pada layanan telematika dibidang keamanan, keamanan ini juga berdampak buruk jika ada oknum/hacker yang berniat jahat untuk membobol suatu sistem keamanan.
- Pada layanan context aware dan event-base, pengguna tidak tahu/akan terlambat mengetahui jika ada panggilan penting saat ia tidak ingin diganggu, seperti tidak tahu kalau anaknya masuk rumah sakit ketika sedang rapat.
- Pada layanan perbaikan sumber, tidak mudah mencari/tidak cepat karena yellow pages masih dalam bentuk buku. Jadi ketika ingin mencari informasi maka harus mencarinya secara manual dengan membaca indeksnya.
Saran:
Layanan telematika pada saat ini sangat dibutuhkan, baik dalam pekerjaan
maupun kehidupan keseharian. Karena dengan adanya sistem telematika sangat
mempermudah komunikasi yang bersifat digital. Namun untuk perkembangan telematika
itu perlu dukungan dari pemerintah.
Dan penerapan telematika itu juga harus tersalurkan hingga plosok
indonesia, agar semua daerah di Indonesia mendapatkan informasi yang tentunya
saja sangat diperlukan.
Langganan:
Postingan (Atom)